Kebutuhan hasil pemeriksaan yang lebih akurat, cepat, dan terpercaya oleh pelanggan sebagai kekuatan pemasaran laboratorium klinik menyebabkan para peneliti berusaha mencari teknik terbaru dengan alat yang lebih canggih lagi. Karena itu, setiap kurun perkembangan waktu dibutuhkan alat baru, minimal untuk peremajaan alat-alat lama yang sudah usang dalam usaha mengikuti perkembangan kebutuhan dan persaingan pasar yang semakin ketat.

Peremajaan alat adalah proses pergantian alat lama dengan alat baru, sesuai dengan perkembangan teknologi, metode dan tata kelola manajemen (throughput) yang dibutuhkan dalam kurun waktu empat tahun ke depan. Secara umum, rata-rata usia alat di laboratorium klinik adalah empat tahun.

Peremajaan untuk mengikuti perkembangan teknologi

Setiap alat memiliki catatan perjalanan pemakaiannya, mulai dari alat tersebut pertama kali dipasang hingga digunakan saat ini. Dalam catatan tersebut terdapat informasi terkait berapa banyak alat yang sedang dalam perawatan, mengalami kerusakan, mengalami pergantian suku cadang (spare part) dan bahan pakai (consumable) dan seterusnya.

Dari catatan perjalanan alat tersebut dilakukan evaluasi dan prediksi terhadap kapasitas dan kondisinya. Jika alat itu sudah menunjukkan usia pemakaian lebih dari enam tahun, maka alat sudah harus direncanakan untuk diremajakan. Sebenarnya, faktor usia tidak hanya satu-satunya tolak ukur suatu alat perlu peremajaan, tetapi perkembangan teknologi atau frekuensi masalah atau kapasitasnya yang sudah tidak sesuai dengan yang dibutuhkan, juga dapat menjadi faktor pemicu perlu adanya peremajaan alat.

Setiap laboratorium melakukan monitoring terhadap frekuensi masalah yang terjadi pada setiap alat dan mengategorikan dalam empat kelompok risiko, yaitu rendah (low), sedang (medium), tinggi (high), dan ekstrim (extreme). Pengategorian ini memudahkan dalam pemantauan kondisi dan risiko suatu alat. Apabila alat itu termasuk kategori tinggi atau ekstrim pada suatu periode, maka hal itu akan menjadi “alarm” bagi  untuk meninjau dan menganalisis kembali kebutuhan peremajaannya.

Di , peremajaan alat dilakukan sesuai dengan perencanaan tahunan yang telah dibuat oleh team Pengembangan dan Operasi. Program peremajaan alat itu menyangkut semua jenis alat yang digunakan.

Pentingnya peremajaan alat

Alat merupakan salah satu komponen dalam laboratorium yang memegang peranan penting untuk menjamin kualitas hasil pemeriksaan. Karena alat itu merupakan salah satu komponen penting, maka perlu adanya kepastian terhadap kondisi dan kualitas alat yang digunakan tersebut. Jadi, peremajaan alat merupakan salah satu tools bagi  untuk memastikan terlaksananya kewajiban memberikan kualitas laboratorium yang baik. Karena itu, peremajaan alat berkaitan langsung dengan hasil pemeriksaan yang diterima pasien.

Masalah seberapa sering peremajaan alat itu dilakukan di , adalah sesuai dengan kebutuhan masing-masing setiap alat yang digunakan tersebut. Setiap jenis alat memiliki ketentuan minimal dalam peremajaannya, kecuali karena adanya kondisi tertentu yang menyebabkan peremajaan alat perlu dipercepat.

Konsultasikan mengenai peremajaan alat untuk laboratoium klinik anda sekarang, kami PT.DIAGNOST INDOMEDIKA UTAMA dengan senang hati akan memberikan solusi untuk anda.

PEREMAJAAN ALAT LABORATORIUM GUNA MENDAPATKAN HASIL YANG MAKSIMAL